The File is Too Large for The Destination File System

Penyebab dan Cara Mengatasi The File is Too Large for The Destination File System

Macet saat sedang mencopy file? Muncul peringatan di komputer bahwa file tidak bisa disalin? Kamu mungkin merasa tidak ada yang salah dengan file maupun penyimpanan yang digunakan. Bahkan sebelumnya proses copy paste banyak file dengan ukuran lebih besar bisa berjalan lancar.

Tapi peringatan tersebut terus muncul di layar komputer pada saat copy sebuah file besar. Nah, agar pekerjaanmu bisa cepat selesai, kali ini kita akan bahas cara mengatasi the file is too large for the destination file system.

Mengenal Jenis File System dan Batasan yang Dimiliki

Sebelum mengulas tentang cara mengatasi the file is too large for the destination file system, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu apa saja yang bisa menyebabkan peringatan tersebut. Perlu Kamu ketahui terlebih dahulu beberapa hal yang berkaitan dengan file system hingga kemudian memicu kesalahan transfer file. Hal tersebut meliputi jenis file system dan batasan yang dimiliki.

Media penyimpanan seperti flashdisk ataupun hardisk dapat disesuaikan jenisnya agar lebih optimal untuk penggunaan tertentu. Nah pada saat jenis file system penyimpanan yang digunakan tidak mendukung untuk menangani tugas tertentu, atau dalam kasus kali ini menulis sebuah file  berukuran sangat besar, muncullah peringatan seperti yang Kamu baca tersebut.

Misalnya pada penyimpanan flashdisk yang menggunakan file system FAT32, tidak mendukung penulisan sebuah data yang memiliki ukurang lebih dari 4GB. Hal ini menjadi batasan yang kemudian memicu notifikasi ” the file is too large for the destination file system” tersebut. File system jenis FAT32 ini biasanya diterapkan oleh perangkat yang tergolong lawas atau terbatas namun memiliki kompatibilitas yang lebih tinggi.

Solusinya, apabila Kamu harus menyalin sebuah file yang berukuran lebih dari 4GB, maka Kamu perlu mengganti file system flashdisk tersebut menjadi menjadi NTFS. Dengan syarat, kapasitas flashdiskmu harus mencukupi, 8GB misalnya. Atau opsi lain yang juga bisa Kamu pertimbangkan adalah dengan membagi file besar tersebut menjadi beberapa file yang ukurannya lebih kecil, di bawah 4GB.

Cara Copy Paste Sebuah File Besar, di Atas 4GB ke Flashdisk

Seperti yang disebutkan di atas, ada 2 opsi yang bisa Kamu pertimbangkan untuk mencegah munculnya peringatan “file is too large…” tersebut. Pertama dengan mengganti format atau jenis file system flashdisk atau harddisk, dan yang kedua yaitu dengan dengan membagi file tersebut menjadi beberapa bagian.

Baca Juga  Cara Memperbesar File PDF Online

Ganti Jenis File System

Cara mengatasi the file is too large for the destination file system yang pertama ini bisa dikatakan sebagai opsi yang paling umum digunakan. Hal ini karena risiko file rusak menjadi lebih kecil, sementara penyimpanan masih bisa dikembalikan ke format sebelumnya jika diperlukan. Kamu juga bisa melakukan langkah-langkahnya hanya dengan waktu singkat.

Mengganti jenis file system ini akan menghapus semua yang tersimpan sebelumnya di penyimpanan. Maka dari itu, Kamu perlu memindah dulu data atau isi di dalam penyimpanan terlebih dahulu sebelum mengganti jenis file system (backup). Kamu bisa mencadangkan data tersebut ke harddisk terlebih dahulu, misalnya.

Langkah mengganti jenis file system penyimpanan adalah sebagai berikut:

  1. Hubungkan flashdisk ke komputer lalu klik kanan pada nama flashdisk/ disk di jendela Windows Explorer. Dari menu popup yang muncul, klik “Format”
  2. Lihat tampilan jendela Format tersebut lalu klik menu dropdown dan arahkan ke NTFS. Untuk item lain, bisa Kamu biarkan ke nilai default (bawaan) alias tidak melakukan perubahan
  3. Konfirmasi permintaanmu dengan klik tombol “Ok” dan tunggu hingga proses format tersebut selesai
  4. Setelah selesai, silakan coba Kamu copy paste file yang berukuran besar (>4GB) tersebut ke penyimpanan atau flashdisk tersebut

Membagi File menjadi Beberapa Arsip

Opsi kedua menggunakan bantuan aplikasi pengelola berkas, seperti WinRAR untuk merubah file besar menjadi beberapa file arsip. Cara ini mungkin berisiko arsip yang corrupt. Namun kalau komputer memiliki spesifikasi yang mumpuni, Kamu tak perlu khawatir. Caranya pun juga tak terlalu rumit dimana kecepatan prosesnya akan sangat bergantung pada ukuran file dan spesifikasi komputermu.

Misalnya, Kamu bisa membagi sebuah file berukuran 6GB menjadi 2 arsip masing-masing berukuran 3GB. Setelah terbagi, Kamu bisa menyalin file tersebut ke flashdisk, meskipun penyimpanan tersebut menggunakan format FAT32. Ingat bahwa masing-masing file arsip tersebut tidak bisa dibuka atau digunakan jika belum digabungkan kembali.

Itulah penyebab dan bagaimana cara mengatasi the file is too large for the destination file system lengkap dengan opsi yang bisa Kamu pilih sesuai kondisi. Semoga berhasil.

Klik Kiri

"Banyak orang gagal dalam hidup karena tidak menyadari seberapa dekat mereka dengan kesuksesan ketika mereka menyerah." -Thomas Edison.

Leave a Comment